Showing posts with label teknik. Show all posts
Showing posts with label teknik. Show all posts

Saturday, 10 February 2018

Lebih mendalam remote Smart Key System PCX 150.

mazcacink.com : Walaupun sudah diperkenalkan sejak Desember kemaren, tapi banyak hal yang masih dapat di kupas tentang si maxi scooter Honda, PCX150. Apalagi pada bulan ini, pendistribusian PCX150 sedang dalam gencar-gencarnya. Hal yang masih hangat dibicarakan tentang PCX150 adalah Smart Key System. Banyak yang masih kepo tentang fitur ini. Maklum saja, ini adalah fitur yang jadi nilai plus bagi PCX150 untuk melawan kompetitor. Melalui artikel, saya akan coba mengupas tentang Smart Key System PCX150.

Pertama kita akan membedah dulu remote dari Smart Key System ini. Peranti pengganti anak kunci ini terdiri dari 3 tombol. Tombol paling atas adalah tombol answer back system. Tombol ini berguna ketika mz bro memarkir kendaraan dalam area parkir yang luas dan padat, agar dapat menemukan kendaraan mz bro dengan mudah maka tinggal pencet tombol ini. Ketika di pencet, maka dari motor mz bro akan terdengar bunyi bersamaan dengan itu kedua lampu sein baik kiri maupun kanan akan menyala bersamaan. Dan tombol yang di tengah adalah tombol anti Theft alarm. Tombol ini berguna untuk membantu mengamankan kendaraan dari resiko pencurian. Dan tombol yang paling bawah adalah tombol power. Tombol ini berfungsi untuk menyalakan fungsi smart key system.

Setelah paham dengan fungsi tombol dari remote PCX150 maka kita berlanjut ke bagaimana mengaktifkan fungsi smart key system. Ada beberapa langkah yang harus mz bro agar bisa mengaktifkan fungsi Smart Key System ini.
1. Dekatkan remote Smart Key System dengan dashboard
2. Tekan tombol power button pada remote ( indikator lampu pada remote akan berubah menjadi hijau jika sudah aktif)
3. Tekan tombol knob sekali maka knob akan menyala menjadi warna biru.
4. Putar knob ke posisi ON, maka panel speedometer maka menyala dan motor siap digunakan.

Dan untuk cara mematikan fungsi Smart Key System ini sendiri ada 4. Matikan mesin motor kemudian tekan tombol power pada remote. Yang kedua, matikan mesin motor dan tekan knob sekali maka Smart Key System akan non aktif. Yang ketiga, matikan mesin motor kemudian jauhkan remote dari motor maka Smart Key System akan non aktif. Dan yang keempat, matikan motor dan biarkan saja motor tanpa dinyalakan lagi maka setelah 20 detik Smart Key System akan non aktif.

Semoga bermanfaat.

Tuesday, 6 February 2018

FIM dan DORNA resmikan Moto-E.

mazcacink.com : Akhirnya FIM dan DORNA secara resmi memperkenalkan Moto-E yang akan bergabung di MotoGP. Secara resmi Dorna dan FIM memperkenalkan juga sponsor utama untuk MotoE. Adalah Enel Group, sebuah perusahaan energi yang bergerak di bidang distribusi listrik. Acara ini juga memperkenalkan motor yang akan digunakan pada Moto-E. Adalah Energica Ego yang akan menjadi motor tunggal pada gelaran MotoE.




Acara yang diselenggarakan pada tanggal 6 Februari dan bertempat di Roma ini di hadiri Presiden FIM ( Vito Ippolito), CEO Dorna ( Carmello Ezpelatta) dan CEO Enel (Fransesco Starace). Untuk sementara Enel akan menjadi sponsor tunggal. Dan format balapan yang digelar seperti one make race, dikarenakan hanya satu merk motor yang berlaga.


"Dorna bersama dengan FIM dengan senang hati melangkah ke depan dengan menggelar ajang balap berbasiskan tenaga listrik. Ini merupakan sebuah pilihan yang kami anggap sebagai jalur menuju masa depan". Ujar Carmello Ezpelatta.


Seperti kita ketahui bahwa motor Energica Ego mampu berlari sampai 250km/jam pada kondisi standar pabrikan. Ini menjadi awal yang baik, karena dengan kondisi standar saja sudah mencapai kecepatan seperti itu apalagi power yang di hasilkan mencapai 140 P.S, jika sudah di Tuned untuk keperluan race besar seperti gelaran  MotoGP. Pastinya akan naik baik dari segi power dan top speed.


Untuk jalannya race mungkin akan berlangsung antara warm up MotoGP dan gelaran Moto3. Untuk sirkuit yang dipakai pun hanya ada 5 sirkuit yang berada di Eropa. Dan untuk setiap seri akan berlangsung sebanyak 10-12 lap. Sedangkan untuk debut pertama pada tahun 2019 akan diisi oleh 18 starting grid. Dimana 14 pembalap akan berasal dari 7 tim privateer dan satelit kelas MotoGP (Tech 3, Gresini, LCR, Mark VDS, Avintia, Aspar dan Pramac). Sedangkan 2 pembalap berasal akan berasal dari Moto2 dan 2 pembalap lagi akan diisi dari pembalap Moto3.


Bisa dibayangkan bagaimana balapan tanpa suara?

Tragis, N-Max tertabrak mobil sampai crankcase patah.

mazcacink.com : Tragiss mz bro. Niat hati ingin mencari nafkah malah kejadian apes yang dialami. Motor kesayangan rusak sampai bak mesin patah. Kejadian mesin patah ini menjadi viral di media sosial facebook. Adalah akun Adit Saputra II yang mengirimkan video kecelakaan yang menimpa pengendara N-Max. Berdasarkan video tersebut, pengendara N-Max akan berbelok dan tiba-tiba sisi samping motor tertabrak oleh mobil yang melaju kencang.
Akibat kejadian tersebut, crankcase/bak mesin patah sampai drive belt terlihat.
Dari postingan tersebut, Adit Saputra II menanyakan apakah patahnya crankcase dapat di ajukan claim garansi ke pihak dealer. Dari komentar yang terlihat, banyak jawaaban yang sebenarnya tidak membantu. Malah cenderung nyinyiran yang ada. Netizen jaman now, bukan membantu malah nyinyir. Berdasarkan pengalaman yang ada, kejadian patahnya crankcase akibat kecelakaan seperti itu tidak bisa diajukan claim garansi. Karena dari pihak dealer hanya menerima claim yang dikarenakan kesalahan produksi, kesalahan bahan produksi dan kesalahan perakitan. Untuk accident seperti itu biasanya claimnya akan tertolak.
Kalaupun sang pemilik motor tersebut membeli dengan cara kredit dan berharap ada penggantian melalui asuransi, hal itu pun akan terasa berat karena kerusakan dari motor tersebut belum mencapai 75%. Karena minimal kerusakan unit motor jika akan diganti yang akan ditanggung pihak leasing adalah jika kerusakan minimal 75%. Dan jika ingin mengganti dengan biaya sendiri maka otomatis akan menunggu dengan waktu yang cukup lama, dikarenakan crankcase yang patah adalah crankcase kiri yang dimana terdapat nomer mesin. Syaratnya pun cukup ribet karena harus dilengkapi surat keterangan dari kepolisian bahwa motor tersebut akan dilakukan penomoran ulang/renumbering.
Kasus patahnya crankcase/bak mesin di motor matik sebenarnya bukan kasus baru. Menurut pengalaman saya, motor matik memang riskan terhadap impact yang mengenai bagian samping belakang. Beberapa kali saya menemukan kejadian patahnya crankcase bukan cuma karena ditabrak, hanya karena menghajar lubang pun bisa patah crankcase. Dan itu bukan cuma satu pabrikan saja, hampir ketiga pabrikan semuanya saya pernah menemukan kejadian crankcase yang patah. Bercermin dari kejadian di atas, semoga menjadi pembelajaran bagi kita untuk lebih berhati-hati di jalan raya.

Sunday, 7 January 2018

Koil motor injeksi dan karburator, BEDA!

mazcacink.com : Sebenarnya ini sudah menjadi bahan yang lama banget. Tapi banyak banget mekanik dari bengkel non resmi yang belum sepenuhnya memahami masalah ini. Ini di buktikan dengan banyaknya kejadian rusaknya ECM motor injeksi akibat salah pemasangan part penaik tegangan ini. Bukan satu dua kali masalah ini terjadi. Dan saya tergugah menulis ini dikarenakan ramainya suatu grup Facebook yang membahas tentang masalah koil. Dan mirisnya ada yang beranggapan semua koil itu sama.
Bukan lagi menjadi rahasia, malah ini harus diketahui bahwa koil untuk motor injeksi itu sangat berbeda dengan koil motor karburator. Perbedaan ini dikarenakan karena bedanya sistem pengabutan bahan bakar tersebut. Jika dalam motor injeksi, penyemprotan bahan bakar dan waktu pembakaran diatur oleh ECM (Electronic Control Unit) maka sangat berbeda dengan sistem karburator yang dimana CDI (Capasitor Discharge Ignition) hanya mengontrol waktu pembakaran berdasarkan posisi pick up pulser.
Diagram pengapian motor karburator
Dalam skemanya pun jelas sangat berbeda dalam hal menentukan kapan waktunya busi memercikkan api. Jika dalam karburator, terjadi 2 kali percikan api busi dalam 1 siklus pembakaran, maka dalam motor injeksi hanya terjadi 1 kali percikan api busi dalam 1 siklus pembakaran. Kenapa terjadi perbedaan seperti ini? Kontrol elektronik lah penyebabnya. Jika dalam motor injeksi, busi hanya akan memercikkan api ketika injector telah menyemprotkan bahan bakar. Berbeda dengan motor karburator dimana busi memercikkan api ketika piston mendekati posisi TMA yang terjadi 2 kali dalam 1 siklus pembakaran ( saat awal langkah kompresi dan awal langkah buang), ini terjadi karena dalam sistem karburator hanya membaca dari bertemu pick up pulser dengan pulser.
Diagram motor injeksi
Dari segi fisik pun sangat berbeda. Jika biasanya dalam koil karburator hanya terdapat 1 kabel ( dalam tipe tertentu ada 2 kabel) maka di motor injeksi dipastikan ada 2 kabel di koilnya. Kebanyakan dari koil motor karburator hanya mempunyai 1 kabel dimana kabel itu berasal dari CDI, sedangkan bodi koil itu langsung grounding ke frame lewat dudukan koil. Tapi jika koil motor karburator mempunyai 2 kabel maka salah satu kabel berasal dari CDI dan dipastikan kabel satunya akan langsung ke massa (ground/frame). Berbeda dengan koil injeksi yang salah satu kabelnya berasal dari kunci kontak dan kabel yang lainnya ke ECM. Karena perbedaan ini yang membuat konstruksi didalam koil itu berbeda. Dan itu sangat kelihatan jika mengukur tahanan primer koil keduanya. Jika di ukur maka akan terlihat bahwa tahanan koil untuk motor injeksi akan lebih besar dibandingkan dengan motor karburator.
Jadi jangan sembarangan pilih koil untuk motor injeksi. Jika sembarangan bisa-bisa harus merogeh dompet lebih dalam lagi untuk mengganti ECM. Semoga bermanfaat..

Keuntungan memakai downdraft intake dibandingkan sidedraft intake.

mazcacink.com : Semakin kesini, perkembangan teknologi di mesin 250 cc semakin pesat. Ini terbukti dengan berkembangnya max power, max torsi dan max speed. Salah satu yang berkembangnya ketiga hal tersebut adalah salah satunya dengan pengaplikasian system downdraft intake. Yupp.. teknologi yang sebenarnya sudah digunakan pada jaman baheula pada kendaraan roda empat, dan dipakai pada Harley Davidson XR1200, kini mulai menjamur pada motor sport 250 cc.
Seperti kita tahu, saat R25 pertama kali launching sempat menggemparkan jagad otomotif karena besarnya power yang diklaim Yamaha. Dan menurut Yamaha penyebab besarnya power tersebut salah satunya  karena penggunaan system downdraft intake. Dan belakangan system downdraft intake ini pun di ikuti oleh Honda pada CBR250RR dengan penambahan RAM Air Intake. Sebenarnya apa saja keuntungan yang dari sistem downdraft intake? Sebenarnya setiap system pasti ada nilai lebih dan kurangnya. Kita coba bahas nilai lebih dulu pasti system downdraft. Dengan mengaplikasikan system downdraft maka aliran udara yang masuk ke dalam ruang bakar akan lancar. Kenapa? Karena bentuk intake manifold yang cenderung vertikal akan membuat udara seperti terjatuh saat terjadi langkah hisap. Udara masuk ke intake manifold dengan lancar karena dibantu oleh gaya gravitasi. Apalagi saat masuk ventury maka kecepatan udara semakin tinggi, sehingga eficiency volumetriknya semakin tinggi pula. Maka power yang dihasilkan akan mudah didapatkan walau pada putaran rendah. Nah makanya ga usah heran bila power yang dihasilkan R25 dan CBR250RR gede.Dan kabarnya Kawasaki Ninja 250 MY2018 pun memakai system downdraft.


Dengan system downdraft intake, power yang dihasilkan akan lebih besar daripada system sidedraft intake. Ini dikarenakan pada system sidedraft intake yang intake manifoldnya cenderung datar membuat udara yang masuk kecepatannya kurang bila dibandingkan dengan system downdraft. Namun system sidedraft memiliki keunggulan dari segi konstruksi yang mudah di intake manifoldnya. Sedangkan untuk downdraft karena intake manifoldnya agak vertikal maka ribet konstruksinya. Nah karena alasan itu motor matik di Indonesia belum ada yang memakai system downdraft. IMHO. Soalnya ribet naruhnya.
Semoga bermanfaat.
kalo ada yang kurang monggo ditambahi.

Friday, 5 January 2018

Membuka cover kiri CRF150L cukup pakai koin.

mazcacink.com : Jikalau biasanya kita meremehkan koin 500 rupiah, maka bagi anda pemilik Honda CRF150L kayaknya harus membuang jauh-jauh pemikiran itu. Karena dengan koin 500 rupiah, anda bisa membuka cover samping motor kesayangan anda. Loh..? Ini dikarenakan desain baut untuk penutup cover samping kiri bisa diputar dengan hanya menggunakan koin 500 rupiah.
Adapun baut yang dimaksud terletak di bagian bawah sebelah kiri dari cover samping. Baut ini hanya cuma ada 1, dan cover samping ini hanya terikat oleh satu baut tersebut. Jadi jika baut tersebut telah lepas maka anda dapat dengan mudah melepas cover samping tersebut.
Didalam cover samping kiri, anda dapat melihat adanya aki, kiprok / regulator rectifier dan ECM. Dan tak kalah pentingnya, di area tersebut ada tempat untuk menaruh tool kit. Ya walaupun minimalis sangat. Karena sangat minimalis maka jika salah memposisikan kunci dari bawaan motor maka cover samping tersebut akan susah di tutup. Selain berguna untuk menaruh tool, tempat ini juga menjadi alternatif  untuk menaruh dompet saat akan riding membelah hutan.
Dengan hanya dengan modal koin 500 rupiah, anda dapat membuka cover samping kiri saat kondisi urgent. Sangat memudahkan. Tapi disamping kemudahan ini ada sisi yang harus diperhatikan yaitu ketika ada orang yang berniat tidak baik pada motor anda. Nah lo..

Detail perbedaan jeroan engine CRF150L dan NewMegapro FI

mazcacink.com : Setelah disibukkan dengan kegiatan di tempat kerja, akhirnya saya bisa berkesempatan untuk menulis artikel lagi. Sesuai judul di atas, kali ini saya akan coba menjelaskan perbedaan jeroan engine antara CRF150L dan New Megapro. Seperti kita tahu bahwa basis mesin CRF150L adalah dari NewMegapro FI/Verza. Lalu bagian apa saja yang membedakan antara CRF150L dan New Megapro FI. Berikut uraiannya.
1. Piston
Untuk bagian ini ada 2 perbedaan  yang mendasar antara piston CRF150L dan New Megapro FI. Yang pertama adalah panjang pantat piston, untuk CRF150L memiliki panjang pantat piston yang lebih pendek dari piston kepunyaan Megapro FI. Dan yang kedua adalah pada piston CRF150L, pada area kepala pistonnya AHM mengimprove dengan di coating-Hard anodic axide. Ini berfungsi untuk meningkatkan performa mesin.

2. Noken As / Camshaft
Pada area ini ada perbedaan profil camshaft itu sendiri. Perbedaan ini dikarenakan antara CRF150L dan New Megapro FI mempunyai perbedaan durasi buka tutup valve yang berbeda. Untuk CRF 150 L, valve in membuka mulai 5 derajat sebelum TMA dan menutup 30 derajat setelah TMB sehingga durasi valve in menjadi 215 derajat. Sedangkan valve ex membuka 30 derajat sebelum TMB dan menutup tepat 0 derajat TMA. Sehingga dari data ini maka overlapping pada CRF150L hanya 5 derajat, sangat berbeda dengan New Megapro FI yang sampai 15 derajat. Disamping itu durasi valve in CRF150L (215 derajat) lebih kecil bila dibandingkan dengan New Megapro yang mencapai 225 derajat. Perbedaan ini mempunyai CRF150L lebih responsif ditarikan awal dan menengah bila dibandingkan New Megapro FI.

Baca juga : Ketika KLX150 bertemu CRF150L di ajang Trail Game Asphalt


3. Crankshaft
Balancer pada New Megapro FI
Pada area Crankshaft terdapat perbedaan pada area balancer, jika di Megapro FI memiliki balancer di sebelah kanan maka tidak demikian pada CRF150L. Perbedaan ini juga dipengaruhi juga karena CRF150L sudah menggunakan offset cylinder yang berfungsi mengurangi friction di daerah dinding piston.

4. Spring Valve
Spring Valve New Megapro FI
Spring Valve CRF150L


Jika New Megapro FI lebih mengedepankan power yang berkitir di putaran atas berbeda dengan dengan CRF150L ini yang lebih mengutamakan torsi di putaran bawah. Sehingga AHM hanya menempatkan 1 spring valve untuk membalikkan valve ketika akan menutup. Lain halnya dengan New Megapro yang dijejali 2 spring valve pada tiap valvenya.

Yup,,itulah beberapa perbedaan antara engine CRF150L dan New Megapro FI. Walaupun secara sepintas hampir mirip, ternyata jika diperhatikan secara ada banyak perbedaan. Serupa tapi tak sama.
Semoga bermanfaat.

Wednesday, 27 December 2017

Komparasi injector all new CB150R dan old CB150R

mazcacink.com : Setelah hadirnya all new CB150R banyak pengguna Old CB150R yang penasaran, apakah ada komponen yang dapat saling subtitusi? Terutama untuk part yang bisa menaikkan performa si old cibi. Apakah injector, Throtle body atau apakah yang lain.
Adalah Iquteche Racing yang bertempat di jln Wijaya Kusuma Mojokerto yang merupakan cabang Iquteche Sambikerep Surabaya, mencoba untuk membandingkan injector kepunyaan all new CB150R dengan old CB150R. Dengan menggunakan alat injector tester dan cleaner LAUNCH CNC-602A kedua injector varian sport Honda tersebut di test.
Iquteche Racing cabang Mojokerto
Injector all new CB150R yang berkode 16450-k15-921 itu diletakkan di tabung sebelah kiri, dan untuk tabung kanan diisi untuk injector old CB150R yang berkode part 16450-k15-901.
Dengan menggunakan metode static test yang dimana kedua injector di fungsikan dan diberi bahan bakar bertekanan 294 kpa / 43 psi selama 15 detik. Dan dari pengetesan terlihat bahwa semprotan bahan bakar dari injector old CB150 arahnya lebih melebar dibandingkan dengan injector all new CB150R. Dan untuk flowratenya ternyata lebih banyak punya old CB150R, walaupun hanya selisih 0.5 ml.
Dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa semburan injector all new CB150R lebih terpusat ke tengah dibandingkan dengan injector old CB150R. Sehingga semprotan bahan bakar yang masuk ke intake manifold langsung mengarah menuju ruang bakar. Perbedaan ini dipengaruhi oleh posisi port pada masing -masing injector. Tetapi untuk besarnya flow rate masih unggul injector punya old CB150R. Sehingga debit bahan bakar yang disalurkan dari injector ke intake manifold lebih banyak.
Semoga bermanfaat.

Monday, 25 December 2017

Caliper rem 1 piston dan 2 piston, lebih enak yang mana?

mazcacink.com : Jaman kian berkembang begitu juga dengan teknologi, salah satunya teknologi di sektor pengereman. Di sektor ini banyak banget perubahan yang terjadi. Kalau dahulu pada tahun era 80'an kita cuma mengenal rem tromol di setiap motor yang di jual dipasaran, kini telah ada teknologi ABS pada motor ber cc 150. Dan untuk calipernya pun mengalami banyak perubahan. Ada yang menggunakan 2 piston dan 1 piston di setiap calipernya.
Nah melalui artikel ini saya akan coba membahas tentang caliper 1 piston dan 2 piston. Seperti kita ketahui, banyak pabrikan yang beralih dari caliper 2 piston menjadi 1 piston pada motor produksinya, terutama yang ber cc kecil. Seperti contoh Vario 110 karburator ketika pertama kali launching menggunakan caliper 2 piston, dan beberapa waktu kemudian menjadi 1 piston. Kenapa demikian? Mungkin penjelasan berikut akan bisa mewakili. Pada dasarnya setiap produsen ingin bisa menekan cost agar bisa mendapat untung yang tinggi. Nah caliper 1 piston secara cost produksi lebih murah dibanding dengan caliper 2 piston.
Tapi walaupun cost lebih murah, untuk daya cengkeramnya banyak yang ngomong lebih baik 1 piston dibandingkan dengan 2 piston. Itu dikarenakan diameter piston pada caliper 1 piston lebih besar daripada 2 piston. Sehingga bidang dorongnya terpusat dan lebih besar. Dan juga perbedaan lainnya terletak pada diameter master remnya. Untuk caliper 1 piston diameter master remnya cuma 11 mm, lebih kecil 1 mm dibandingkan dengan yang caliper 2 piston yang mencapai 12 mm. Ini memudahkan saat menekan tuas rem karena bidang geseknya lebih kecil.
Dan untuk perawatan, caliper 1 piston lebih mudah dibandingkan caliper 2 piston. Lha wong cuma 1 piston saja dan itupun bentuknya lebih besar sehingga saat membersihkannya lebih mudah. Dan menurut pengalaman saya jarang banget kejadian piston macet pada caliper 1 piston, tidak seperti caliper 2 piston.
Dan ternyata, menurut pabrikan sebenarnya peruntukan untuk caliper 1 piston dan 2 piston berbeda. masih menurut pabrikan, caliper 1 piston sebenarnya untuk motor ber cc paling besar 150 cc dan untuk caliper 2 piston untuk motor ber cc lebih atau sama dengan 150 cc. Makanya banyak motor sport yang menggunakan caliper 2 piston. Seperti all new CB150R.
semoga bermanfaat.


Sunday, 24 December 2017

Honda Air Blade 2018, sudah pakai Smart Key System.


mazcacink.com : Bukan hanya tanah air yang ramai dengan hadirnya varian baru dari beberapa pabrikan. Di negara tetangga Vietnam pun ramai dengan hadirnya produk baru, seperti Kawasaki dengan New KLX 250 2018 . Kini giliran pabrikan sayap mengepak menelurkan produk facelift. Adalah Air Blade 2018, produk yang dijagokan Honda untuk melawan Yamaha NVX 125 ini  mendapat beberapa penyegaran.
Yang paling kelihatan adalah perubahan warna pada bodi Air Blade 2018. Yup..kini ada 11 pilihan warna. Mulai dari hitam, merah, biru, putih, orange, gray dan juga gold. Banyak banget bukan? Perlu mz bro ketahui bahwa Honda Air Blade telah berkiprah selama 10 tahun di negara Vietnam. Makanya Honda Vietnam merayakan 1 dekade Air blade dengan melakukan beberapa penyegaran, seperti dengan hadirnya warna Gold ini, yang merupakan varian Spesial Edition.
Selain dari warna bodi, kini Honda Air Blade 2018 telah menggunakan Smart Key System seperti yang dipakai pada PCX dan SH. Tambah keren aja nih motor. Selain itu, bagi pembeli Air Blade 125 spesial edition 10 tahun anniversary akan mendapat 1 buah helm half face spesial. Di helm ini ada tulisan AB di bagian depannya, yang merupakan inisial dari Air Blade.
Untuk sisi penerangannya masih sama dengan versi sebelumnya, sudah menggunakan LED. Dan untuk sektor mesin tidak ada perubahan, masih menggunakan mesin 1 silinder berkapasitas 125 cc dan berpendingin cairan. Mesin mampu mengeluarkan power maksimal 8,4 K.W@8500rpm dan torsi maksimal 11,26 N.m @5000 rpm. Dan untuk harga Air Blade 2018 dibanderol 37.990.000 VND atau jika di rupiahkan setara IDR 22,6 jutaan untuk versi standarnya, sedangkan untuk versi SE dibanderol 41.580.000 VND atau setara IDR 24,8 jutaan. Waahhh,,coba di pasarkan di Indonesia, pasti akan menambah pilihan di segmen skutik. Dan memperlengkap deretan varian Honda di Indonesia.
Semoga bermanfaat.

Wednesday, 20 December 2017

Wolf CR 300i, sang cafe racer dari SYM

Selamat siang mz bro, SYM agaknya mulai agresif untuk pangsa motor inggris. Setelah beberapa hari yang lalu mereka menghadirkan penantang CRF dan Versys ( artikelnya di sini ), kini mereka menghadirkan Wolf CR 300i. Motor bertipe cafe racer kini makin di gandrungi di ranah benua Eropa.Yup motor dengan tampilan ala motor balap tempo dulu kini mulai menjamur di Inggris.
Dan pabrikan asal Taiwan ini juga melihat peluang pasar ini. SYM memperkenalkan Wolf CR 300i ini spesial untuk tanah Britania. Wolf CR 300i sendiri di bekali dengan mesin berkapsitas 278cc, single silinder 4 valve berpendingin cairan. Mesin mampu memuntahkan tenaga sebesar 27,1 HP@8000 rpm dan torsi sebesar 26 NM@6000 rpm. Tenaga yang melimpah ini diteruskan ke roda belakang dengan 6 gigi percepatan. Untuk bagian pengabutan bahan bakar sudah menggunakan kontrol elecktronik atau sudah injeksi.

Wolf CR 300i ini ditopang dengan rangka bertipe Cradle.  Untuk meredam getaran dari jalan, bagian depan Wolf CR 300i dibekali suspensi teleskopic konvesional dan bagian belakang menggunakan 2 sokbeker. Untuk pengereman sudah menggunakan cakkram baik depan maupun belakang dan sudah menggunakan ABS. Wolf CR 300i menggunakan velg berdiameter 17 inchi dan di bungkus ban berukuran 140 untuk belakang dan 110 untuk depan. Bagian penerangan menggunakan bulb dan ditutup dengan desain lampu yang bulat. Untuk jok belakangnya seperti kebanyakan cafe racer umumnya yang berbentuk buntut tawon.
Semoga bermanfaat.